Kampar, (Potretperistiwa) - Warga Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar mengaku resah akibat maraknya aksi pencurian buah-buahan di kebun dan ladang milik warga dalam beberapa hari terakhir.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh sejumlah warga yang menjadi korban. Mereka menyebut buah sawit, pisang, dan buah jambu yang sudah siap panen kerap hilang secara misterius pada malam hari.
Selain buah buahan yang hilang, juga kadang hilang mesin pompa air dan tabung gas 3 kilo, "ucap Warga
"Sudah sering kali buah jambu citra saya disatroni. Dan diambil orang. Kerugian bisa mencapai 1 juta. Kami sudah jaga malam, tapi pelakunya tetap berani datang," ujar Surianis, salah satu warga Dusun 2 yang lahan kebun jambunya berada di pinggir jalan desa Aur sati, Rabu 14 juli 2026.
Hal senada disampaikan Farida, warga lainnya. Menurutnya, aksi pencurian ini sudah meresahkan karena dilakukan hampir setiap minggu. "Paling parah itu buah sawit. Yang brondolan aja diangkut. Kami tanam dari kecil, pas mau panen malah diambil orang. Capek rasanya," keluhnya.
Warga menduga pelaku adalah orang luar desa yang masuk melalui jalan kebun pada dini hari. Aksi ini membuat petani di Desa Aur Sati was-was dan mengurangi pendapatan mereka.
"Kami berharap ada kesadaran dari pelaku. Ini kan hasil jerih payah kami setahun. Kalau terus begini, kami mau makan apa," tambah Farida
Hingga berita ini diturunkan, warga mengaku masih melakukan penjagaan secara swadaya di malam hari. Mereka berharap kondisi ini segera berakhir agar bisa bertani dengan tenang.****(SP)

Posting Komentar