Pekanbaru, (potretperistiwa.com) - Demo Sumarak Sigalingging Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau angkat bicara terkait penderitaan yang dialami Darmas Silaban, dimana 3 bulan silam Darmas Silaban mengalami kecelakaan kerja ditempat ia bekerja yaitu di kolam renang " Water Park ' yang beralamat di jalan HR Soebrantas Panam kota Pekanbaru .
Menurut keterangan Darmas Silaban kepada Sigalingging yang biasa di sapa Demo, berbagai upaya telah dilakukan oleh Darmas Silaban kepada pengusaha " Water Park " tersebut, terdahulu Darmas Silaban telah memohon lewat pengawas dan manager ditempat Ia bekerja agar Ia mendapatkan biaya perobatan atau Dibawa berobat kerumah sakit khusus mata, namun sampai saat ini belum ada tindakan pihak perusahaan untuk melakukan pengobatan terhadap Darmas.
Bagi saya ini sudah persoalan yang serius dimana kecelakaan kerja yang dialami Darmas Silaban saat Ia melakukan pekerjaan memotong rumput di lokasi kerja dengan menggunakan mesin, yang mana saat itu pasir mengenai mata sebelah kiri Darmas Silaban, itu jelas kecelakaan kerja dan pengusaha atau sipemberi kerja wajib hukumnya bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang telah di alami pekerjanya, ucap Sigalingging.
Lanjut dikatakan Sigalingging, terlepas dari status buruh atau pekerja , seyogyanya pemberi kerja atau pengusaha harus tertib dengan aturan dan peraturan yang berlaku. Sesuai keterangan Darmas Silaban, kurang lebih selama 6 tahun ditempatnya bekerja , Ia hanya diberi upah jauh dari standar upah kota Pekanbaru. Bahkan selama bekerja di tempatnya bekerja,Ia tidak pernah mendapatkan kartu BPJS kesehatan dan kartu BPJS ketenagakerjaan, yang mana itu sudah menjadi amanat Undang - undang ketenagakerjaan.
Ditambahkan Demo yang mana saat ini rumah atau mess yang selama ini menjadi tempat tinggal Keluarga Darmas Silaban telah di gembok oleh perusahaan tersebut, sehingga sampai saat ini Bapak Darmas Silaban tidur dihalaman mess tersebut dengan beralaskan tanah dan beratapkan langit, dengan menahan dingin. Untuk masak dan berganti bajupun Darmas Silaban tidak bisa, karena segala barang-barang didalam mess yang telah digembok oleh perusahaan tersebut.
Bahkan lebih miris lagi, anak Darmas Silaban tidak bisa kesekolah dikarenakan pakaian dan peralatan sekolah semua ada di dalam mess tersebut. Saat ini makan keluarga Darmas Silaban hanya dari bantuan Saudaranya. Oleh karena itu saya sebut sudah menjadi persoalan serius, jadi saya harap penanganan masalah ini harus segera di selesaikan, agar keluarga Darmas Silaban bisa hidup layak dan nyaman, dan mata Darmas bisa segera terobati, begitu juga dengan anak Darmas agar bisa mengikuti pelajaran disekolah.
Saya berharap kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, agar serius dalam menangani kasus kecelakaan kerja yang di alami Darmas Silaban, kecelakaan kerja yang di alami Darmas Silaban ini bisa mengakibatkan mata kiri Darmas Silaban menjadi buta. Disini juga saya sampaikan kepada Ketua DPRD Kota Pekanbaru agar dapat memberikan perhatian yang maksimal dalam membela masyarakat nya yang tertindas, dan berharap semoga kedepannya wakil rakyat kita dapat membantu Darmas Silaban dan menyelesaikan hak - hak nya sesuai dengan aturan undang - undang yang berlaku. Saat ini kita serahkan dan kita percayakan masalah ini kepada instansi - instansi yang terkait untuk melakukan penyelesaian dengan hasil yang baik.
Tak luput juga saya sampaikan kepada Walikota Pekanbaru Bapak ' Dr H Firdaus ST MT ' agar memanggil pengusaha kolam renang " Water Park " tersebut, dan bila pengusaha tersebut membandel dan tidak memberikan kewajibannya kepada orang yang ia pekerjakan, silahkan kaji kembali izin-izin nya, kalo emang tidak lengkap dan dianggap tidak siap untuk mengikuti aturan ketenegakerjaan yang berlaku, silahkan dicabut izin usahanya, karena hal seperti ini sangat merugikan si pekerja, agar kedepannya tidak adalagi kejadian hal seperti ini.
Diakhir penyampaiannya Demo Sumarak menyampaikan atas nama keluarga besar Forum Pers independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau turut prihatin kepada Darmas Silaban , semoga kejadian yang Ia alami saat ini cepat terselesaikan dengan hasil yang baik. Saya juga berjanji atas nama Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau siap mendampingi dan mengawal kasus Darmas Silaban dalam bentuk pemberitaan yang bijak dan cerdas sampai ke hasil penyelesaian yang terbaik bagi Darmas Silaban, dan juga siap membantu bergerak turun langsung dalam mencari kebenaran dan keadilan bagi Darmas Silaban. Semoga Allah menguatkan Darmas Silaban agar tetap semangat, selalulah berdoa dan andalkan Tuhan / Allah selalu, tutup nya .
Team FPII Setwil Riau

Posting Komentar