Pelayanan Pegawai PLN ULP Pulang Kencana Tidak Mengindahkan Pengaduan Pelanggan


 

Tulang Bawang Barat, (potretperistiwa.com) - Pembiaran terkelupas isolasi pengamanan penyambungan kabel arus listrik bertegangan 220 vol dibiarkan menjuntai kebawah begitu saja sekitar 1.5 meter dari tanah oleh pihak petugas PLN dl Desa/Tiyuh Gunung Terang, Kecamatan Gunung Terang.


Terlebih lagi kabel yang diperkirakan 1.5 Meter tersebut hampir menyentuh tanah lahan singkong masyarakat setempat, bahkan kabel tersebut netral, phase 1, 2 dan 3 penyambungan terkelupas dari solusi yang diduga tidak tahan panas dan bukan isolasi standar kelistrikan menjadi pemicu keresahan masyarakat setempat.


Pemilik lahan kebun yaitu Bastari mengatakan,” sangat resah dengan adanya pembiaran kabel listrik tanpa adanya pengaman di pinggir jalan lintas, pasal nya kabel tersebut sangat membahayakan dirinya mau pun masyarakat lain yang ingin menjalani aktifitas dilahan kebun miliknya, bahkan yang lebih memprihatinkan kabel tersebut dibiarkan begitu saja selama kurang lebih enam bulan lamanya.


“Saya sebagai pemilik lahan kebun terkadang takut untuk beraktifitas dilahan saya itu, kalau kabel itu terkelupas dan saya atau masyarakat lain tersengat arus listrik siapa yang ingin bertanggung jawab pak, terlebih lagi kabel itu dibiarkan begitu lamanya” ujar pemilik lahan kebun tersebut.


Bastari Pemilik lahan pun menambahkan bahwa masyarakat sudah pernah melaporkan pembiaran kabel tersebut terhadap aparatur Desa/Tiyuh setempat untuk disampaikan kepada pihak petugas PLN ULP Pulung Kencana namun belum juga ada penindakan pembenahan kabel listrik tersebut.


"Bastari pun berharap supaya kabel yang terkelupas dan menjuntai ke bawah segera di benahi oleh pihak PLN/Pendor supaya tidak dihantui rasa takut untuk menjalani aktifitas dilahan miliknya itu.


“Dalam hal ini saya sudah melaporkan terhadap Aparatur Desa/Tiyuh dengan harapan bisa langsung ditangani oleh petugas PLN ULP Pulung Kencana namun sampai saat ini belum juga dibenahi kabelnya, saya berharap sekali agar cepat ada penindakan agar kabel yang terkelupas bisa di benahi oleh petugas PLN, supaya saya beraktifitas dilahan kebun itu tidak dihantui rasa takut” Ujar “Bastari” Pemilik lahan kebun tersebut.


Selanjutnya dikonfirmasi langsung melalui via telpon Supri Pegawai Pelayanan Pendor, yantek yang lebih di kenal nama kantor PAKUON yang beralamat di Tiyuh Toto Mulyo (SP 3b Taraya) Menyampaikan untuk menghubungi Sugito yang kebetulan jadwal piket.


Sugito di hari yang sama menyampaikan akan menindak lanjuti atas laporan tersebut Senin, (19/12/2022) Pukul 13: 47 WIB.


Tapi sayang janji tinggal janji sampai berita ini diterbitkan kabel tersebut masih menjuntai kebawah dan sangat membahayakan keselamatan Kamis (22/12/2022).


Setelah dihubungi kembali Sugito berjanji besok Jumat (23/12/2022) akan segera mengecek ke lokasi kalau memang harus maka di perbaiki maka saat itu juga akan segera kami tangani, "ujarnya.***(Usman).

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama