Pertambangan Galian Tanah Urug Diduga Tak Berizin, KM 20 Desa Mengala Sempurna


Menggala, (potretperistiwa.com) -
Meski sebelumnya Polres Rokan Hilir telah gencar - gencarnya menangkap para pelaku penambangan galian tanah urug ilegal disejumlah wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan tidak ada ‘Tebang Pilih’ dalam mengungkap kasus galian tanah urug ilegal.


Namun faktanya, masih ada aktivitas pertambangan galian tanah urug yang diduga tak berizin beroperasi di lokasi Jalan Lintas Menggala KM 20 Desa Menggala Sempurna Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir hingga akhirnya belum tersentuh hukum sama sekali.


Padahal, pihak Kepolisian Resort Rokan Hilir pada Rabu 5 April 2023 yang lalu sudah memberikan penjelasannya. " Tidak ada tebang pilih dalam menangani kasus Galian C atau tanah urug yang tak mengantongi izin mulai milik masyarakat maupun milik perusahaan.


Kenyataan dilapangan aktifitas penambangan galian tanah urug atau galian C yang diduga ilegal dilahan milik Warga Desa Menggala Sempurna bernama Sipahutar itu terus berjalan dan tanpa hambatan di lapangan seolah -olah sudah dikondisikan segalanya.


Lebih mirisnya lagi, pemilik galian tanah urug dilahan milik Sipahutar itu diduga melibatkan seorang oknum wartawan berinisial S sebagai orang lapangannya untuk melakukan pemantauan awak media lainnya maupun warga yang ingin investigasi atau memvideokan lokasi tambang galian tanah urug alias galian c ilegal tersebut.


Hal itu diketahui usai penelusuran Team awak media di areal lokasi mulai dari tanggal 25 September - 30 Oktober 2023 masih tampak beberapa dump truk terlihat keluar masuk membawa tanah urug dari kawasan penambangan dijalan lintas Menggala KM 20 Desa Menggala Sempurna  - Dusun Pendekar Bahan Kepenghuluan Pematang Ibul.


Sementara, warga saat diwawancarai awak media salah seorang sumber yang tak ingin namanya disebutkan yang inisial SN ( 45) mengatakan kalau penambangan tanah timbun itu sudah berjalan lebih kurang 1 bulan lamanya di daerah perbatasan Desa Menggala Sempurna dengan Dusun Pendekar Bahan.


Kami sangat khawatir dengan kondisi saat ini musim penghujan, kalau kondisi jalan kami ( jalan tanah) akan makin becek ( berlumpur) tapi sebaliknya jika musim panas merasakan banyak debu bertebaran, sebab tidak ada pengusaha tambang itu menyediakan penyiraman air saat musim panas. Intinya kami keberatan lah. Pungkasnya SN kepada awak media, Minggu 29 Oktober 2023.


Terpisah saat dihubungi Penghulu Menggala Sempurna Eron melalui WhatsApp Pribadi nya terkait status ijin galian C yang beroperasi diwilayahnya belum ada  memberikan komentar sedikit apapun atas pertanyaan awak media sampaikan.***(Sumber Momen Riau Com /ROS)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama