Geger! Warga Temukan Bayi Laki-Laki Menangis di Pinggir Lintas Pekanbaru – Bangkinang


Kampar, (potretperistiwa.com) -
Warga Desa Balam Jaya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar mendadak heboh pada Jumat (23/1/2026). Seorang bayi laki-laki mungil yang diperkirakan baru berusia satu minggu ditemukan tergeletak dalam kondisi hidup di pinggir Jalan Lintas Pekanbaru – Bangkinang KM 32, sekira Pukul 18.00 WIB.


Penemuan bayi malang ini bermula saat seorang warga bernama Yon Andreska sedang dalam perjalanan pulang. Di tengah perjalanan, ia dikagetkan dengan suara tangisan bayi dari arah pinggir jalan.


Saat diperiksa, ditemukan bayi laki-laki yang mengenakan baju dan popok (pampers) tanpa pengawasan siapapun. Saksi kemudian segera meminta pertolongan kepada warga yang melintas dan langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis pertama.


Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan S, melalui Kapolsek Tambang, AKP Aulia Rahman, membenarkan kejadian tersebut.


"Benar, bayi diduga masih berusia satu minggu dan ditemukan dalam keadaan hidup. Saksi juga langsung menghubungi piket Polsek Tambang untuk melaporkan kejadian tersebut," ungkap AKP Aulia Rahman.


Di Puskesmas Tambang, bayi tersebut langsung ditangani secara intensif di ruang UGD oleh dr. Mesi dan Bidan Desa Sungai Pinang, Meri Anwar. Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi dinyatakan dalam kondisi sehat.


Pihak Kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menginterogasi saksi-saksi di lapangan. Saat ini, bayi tersebut telah diserahkan kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Zulpadri, untuk kemudian dibawa ke RSUD Bangkinang guna perawatan lebih lanjut.


Kapolsek Tambang menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut.


"Alhamdulillah bayi dalam keadaan sehat. Saat ini kami fokus melakukan pencarian terhadap orang tua bayi. Doakan saja, semoga pelaku segera bisa kita tangkap," tegas AKP Aulia Rahman.****(Rl). 

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama