Pimpin Apel Besar, Bupati Kampar 'Wanti-Wanti' ASN: WFH Bukan Alasan Pelayanan Melambat!


Kampar, (potretperistiwa.com) -
Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Pelajar, Kantor Bupati Kampar, saat ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) berkumpul dalam apel gabungan. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, yang bertindak sebagai pembina apel, memberikan arahan tajam dan mendalam terkait disiplin serta wacana sistem kerja baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.


Dalam amanatnya, Ahmad Yuzar secara khusus menyoroti isu hangat mengenai rencana penerapan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi pegawai. Dengan nada tegas, ia mengingatkan agar wacana tersebut tidak disalahartikan sebagai momentum untuk bersantai.


Kajian Matang Demi Masyarakat

Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kebijakan WFH hingga saat ini masih berada di atas meja pembahasan. Pemkab Kampar tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang menyentuh akar pelayanan masyarakat.


“WFH ini masih kita kaji secara matang. Belum ada keputusan resmi yang ditetapkan, karena kita harus mempertimbangkan berbagai aspek, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar dengan suara lantang di hadapan peserta apel.


Beliau menambahkan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus melewati filter "kemanfaatan publik". Jika sebuah sistem justru membuat birokrasi melambat, maka sistem tersebut perlu dievaluasi ulang.

Peringatan Keras Bagi Seluruh Perangkat Daerah

Seakan memberikan 'wanti-wanti', Bupati Kampar meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersiap dengan skema manajemen yang ketat jika nantinya WFH benar-benar diberlakukan. Ia tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat mengenai layanan yang macet karena oknum pegawai tidak berada di tempat.


“Jika WFH diberlakukan, saya minta seluruh OPD benar-benar mengatur sistem kerja dengan baik. Jangan sampai masyarakat dirugikan. Pelayanan publik harus tetap lancar, cepat, dan responsif,” tegasnya.

Disiplin Sebagai Harga Mati

Di akhir arahannya, Ahmad Yuzar mengajak seluruh ASN untuk tidak terjebak dalam zona nyaman. Di tengah berbagai penyesuaian kebijakan pemerintah, loyalitas dan komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kampar adalah prioritas utama.


Apel gabungan ini diharapkan menjadi momentum titik balik bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kampar untuk meningkatkan sinergi dan memastikan roda pemerintahan tetap berputar efektif demi kemajuan daerah.***(Asril/Adv)


Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama