![]() |
| Keterangan Foto : Rumah Warga di Desa Pulau Jambu, Foto : Yusup Catuok |
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, cuaca ekstrem yang terjadi sejak sore hari tersebut langsung memporak-porandakan pemukiman warga dalam waktu singkat.
Atap Berterbangan, Warga Panik
Menurut kesaksian warga setempat, angin kencang datang secara tiba-tiba saat hujan lebat sedang mengguyur. Kencangnya embusan angin membuat seng dan atap rumah warga beterbangan ke udara.
”Kejadiannya cepat sekali. Angin berputar kuat lalu terdengar suara gemuruh dari atas atap. Kami langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri," ujar salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
4 Kepala Keluarga Terpaksa Mengungsi
Dampak dari bencana ini memaksa sedikitnya 4 Kepala Keluarga (KK) untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Rumah mereka dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat fatal sehingga tidak lagi layak dan aman untuk ditempati sementara waktu. Untuk saat ini, para korban mengungsi di rumah kerabat terdekat.
Warga Berharap Bantuan Cepat dari Pemerintah
Pasca-kejadian, warga yang terdampak kini hanya bisa meratapi kondisi tempat tinggal mereka yang hancur. Mengingat cuaca yang masih tidak menentu, warga sangat mengharapkan uluran tangan dan respons cepat dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih gotong-royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan, sembari menunggu pendataan dan peninjauan lebih lanjut dari pihak pemerintah kabupaten.***

Posting Komentar