GfWiGSM5TUW7GUdiTUG5GpClTY==

JSON Variables

Light Dark
Hari Ke-7 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Kampar: Tim SAR Gabungan Sisir Hingga Radius 13 KM

Hari Ke-7 Pencarian Korban Hanyut di Sungai Kampar: Tim SAR Gabungan Sisir Hingga Radius 13 KM

Daftar Isi
×


Kampar, (potretperistiwa.com) - 
Perjuangan menyusuri derasnya arus Sungai Kampar belum membuahkan hasil. Memasuki hari ketujuh pencarian, Senin (10/8/2026), Tim SAR Gabungan terus berjibaku menerjang ketidakpastian demi menemukan Boiko Gulo (25), pemuda yang dilaporkan melompat dari atas Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.


Operasi kemanusiaan yang berlangsung dramatis ini melibatkan puluhan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, hingga masyarakat lokal. Armada perahu karet, peralatan selam mutakhir, dan perlengkapan keselamatan diterjunkan untuk menembus titik-titik rawan di sepanjang aliran sungai.


Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan, melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita, menegaskan bahwa pencarian hari ini dikerahkan secara maksimal dengan memperluas jangkauan penyisiran.


"Upaya pencarian korban di hari keenam ini kami optimalkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga radius 13 kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga laporan sore ini disampaikan pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan," ujar Adi Candra.


Tragedi ini bermula pada Selasa (4/8/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Korban yang diketahui berasal dari Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mendadak menghentikan sepeda motornya tepat di atas Jembatan Rantau Berangin. Tanpa disangka, ia melompat ke dalam gulungan air dan seketika hilang tersapu derasnya arus Sungai Kampar.


Proses pencarian di lapangan tak hanya berpacu dengan waktu, tetapi juga tantangan alam yang kian berat. Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi diguyur hujan deras yang disertai kilat dan angin kencang. Situasi ini menuntut seluruh personel di lapangan dan warga di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.


Di sisi lain, pemantauan pada elevasi waduk PLTA Koto Panjang mencatat angka 79,74 mdpl. Tim SAR Gabungan terus bersiap dan memantau fluktuasi debit air demi keselamatan personel sembari memastikan pencarian Boiko Gulo tetap berjalan optimal hingga titik terang ditemukan.***(MCR). 

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads