Warga Dusun Sangkar Puyuh Kampar Utara Kompak Tolak Rencana Pembukaan Galian C
Kampar Utara, (potretperistiwa.com) — Warga Dusun Sangkar Puyuh, Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, secara tegas menyatakan sikap menolak rencana pembukaan aktivitas penambangan pasir dan batu (Galian C) di wilayah dusun mereka. Penolakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat warga yang digelar pada Sabtu sore, 31 Oktober 2026, bertempat di Masjid Al-Azhar, Dusun Sangkar Puyuh.
Rapat yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuka agama, pemuda, serta puluhan warga setempat tersebut berlangsung khidmat namun penuh ketegasan. Warga menilai kehadiran Galian C di lingkungan permukiman dan lahan produktif dikhawatirkan akan menimbulkan dampak buruk jangka panjang, baik dari segi lingkungan maupun sosial.
Dalam musyawarah tersebut, perwakilan warga menyampaikan sejumlah alasan mendasar penolakan. Beberapa di antaranya meliputi: Ancaman Kerusakan Lingkungan: Aktivitas penambangan dikhawatirkan dapat merusak ekosistem sekitar, menyebabkan abrasi, serta mengancam sumber air bersih warga, Dampak Infrastruktur: Mobilisasi kendaraan pengangkut material yang bertonase berat berpotensi merusak akses jalan desa yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga sehari-hari dan Kesehatan dan Kenyamanan: Debu dan kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas lalu lalang truk pengangkut dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan anak-anak dan warga lanjut usia, serta merusak ketenangan lingkungan tempat ibadah dan permukiman.
"Kami tidak ingin masa depan anak cucu kami terancam akibat kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas Galian C ini. Tempat tinggal dan sumber penghidupan kami harus dijaga kelestariannya," ujar salah seorang tokoh masyarakat dalam forum rapat tersebut.
Desak Pemerintah dan Pihak Terkait Mendengar Aspirasi
Melalui hasil rapat di Masjid Al-Azhar ini, masyarakat Dusun Sangkar Puyuh berharap agar suara dan aspirasi mereka didengar dengan serius oleh pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, serta pihak-pihak berwenang lainnya. Warga meminta agar izin atau rencana operasional Galian C di areal dusun mereka tidak dilanjutkan demi menjaga keharmonisan, keamanan, dan keselamatan lingkungan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di Dusun Sangkar Puyuh terpantau kondusif, di mana warga tetap solid dan berkomitmen untuk mengawal keputusan bersama demi kebaikan bersama dan kelestarian lingkungan Desa Sawah.***(Red).

Posting Komentar