Dugaan Kasus Mafia Tanah di Kelurahan Binawidya?, Tokoh Masyarakat: "Martinus Otak Pelakunya"


 Keterangan Foto : Ilustrasi/Nett


Pekanbaru, (potretperistiwa.com) - Berawal hendusan adanya Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat di Kelurahan dan Kecamatan dan Mafia Tanah di Kelurahan Binawidya yang Bersekongkol menggarap beberapa  lahan Cell, Dimulai dengan kecurigaan pembuatan surat SKGR Tanah Cell Di lokasi RT 03 RW 01 Kelurahan Binawidya yang naskah surat SKGRnya  sudah Rampung di selesaikan dan Tinggal di tandatangani oleh perangkat RT RW dan Pejabat Kelurahan dan Kecamatan, Pasalnya RT 03 Tidak Mau Menandatangani dan mengetahui   Status Lahan Tersebut dan Jika di paksankan untuk ditandatangani  berakibat fatal berujung di 'meja hijau'.


Pernyataan Tegas Muncul disampaikan oleh salah seorang  Tokoh Masyarakat yang  Berinisial RS, Jumat  (17/09/2021) juga turut mengetahui Status Lahan Cell Tersebut, " Ini Ulah Martinus CS dan Beliau ini Otak dalang Mafia Tanah di  Binawidya", ujarnya.



Dalam ingatan dan penjelasan Inisal  RS itu juga, Lahan Cell yang rencana semulanya mau dibangun Kantor Kelurahan Binawidya itu kini ada pihak-pihak yang ingin Menyerobot dan merampas.


"  Seingat saya Lahan yang mau diserobot Martinus Cs ini adalah lahan Tanah Cell yang akan dibangun Kantor Lurah Binawidya dan Lahan ini sudah di survei oleh Walikota Firdaus beserta OPD serta  beberapa Legislator Kota Pekanbaru di Bulan Januari 2020 Lalu, setelah  Pelantikan RT RW Kelurahan Binawidya tahun lalu,  kami bersama rombongan pak Firdaus  langsung  ke lokasi dan sempat kita diskusikan pembangunan Kantor Kelurahan Binawidya diatas Lahan tersebut dan Kita Sempat Dokumentasikan foto juga", Ungkapnya.



" Koq Bisa Martinus Cs ini Mengklaim lahan dia dan Kenapa Pejabat Ditingkat Kelurahan dan Kecamatan Diam, Justru Saya menduga ada Keterlibatan Para Oknum Pejabat disini, Lahan yang sudah disaksikan Walikota Pekanbaru dan Angggota Dewan serta OPD ini akan dijanjikan  untuk dibangun Kantor Kelurahan Binawidya, Tiba-tiba Diklaim ada pemiliknya, siapa sih Pembackup Martias Otak Dalangnya Mafia Tanah di Kampung ini ?", Ungkapnya Heran. 


"Jelas-Jelas Jejak Rekamnya Lahan Cell Yang mau dirampok Martinus  ini Sudah Disaksikan Pejabat dan Anggota Dewan diperuntukan untuk  Pembangunan Kantor Kelurahan  dan  Tempat Pelayanan  Masyarakat Binawidya, Tiba-tiba ada yang Mengaku ada Pemiliknya, kalau mau jadi Mafia Tanah sekarang ini  Cerdas dikitlah dan jangan Terkesan Dungu, Kita Akan Tanyakan Kesakian  RT Dan RW yang Menyaksikan Pak Firdaus yang hadir dilokasi saat itu", Celoteh pedasnya.


Diketahui Bahwa Peta beberapa Lahan  Cell sudah Tergambar Di Peta BPN Kota Pekanbaru serta  Arsip dan Dokumentasi  sudah diterima oleh salah satu Perangkat RT dan RW Di Kelurahan Binawidya.


Ditempat Terpisah, Salah Seorang RT saat dikonfirmasi Tentang Mafia Tanah dan tak mau disebutkan namanya menyebutkan bahwa Mafia Tanah yang mau merampas Beberapa Lahan  Cell Di Kelurahan Binawidya ini sudah jauh-jauh dipelajari dan dipetakan, namun Adanya Keterlibatan Para Oknum Pejabat Teras Di Kelurahan dan Kecamatan ini Pura-pura Tidak Mengetahui, " Saya rasa Para Pejabat ini Tau status Lahan Cell Di Kelurahan Binawidya ini dan sudah ada yang Menyampaikannya, Tapi Surat SKGR atas Nama Martinus dan Yenti Kartika kenapa Proses administrasinya masih Berjalan", ucapnya.


" Kita Akan Cross Check SKGR ini dari Lurah, Camat sampai kita laporkan  Ke Pak Walikota dan jika ada Kejanggalan keterlibatan  Oknum sampai Juga kita sampaikan  ke Aparat Penegak Hukum", Tutupnya.


 Laporan : Dian Puga

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama