Pecahkan Rekor Muri, PDI Perjuangan Gebyarkan Senam Sicita


Cilacap, (potretperistiwa.com) - Bertempat di Stadion Wijayakusuma, PDI Perjuangan (PDIP) DPC Kabupaten Cilacap hari ini ikut berpartisipasi menggelar senam yang dinamai Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) Tahun 2022 secara hybrid Jum'at (20/05/2022).


Menurut Sutarman Sekjen PDIP Kabupaten Cilacap, Sekitar 200 peserta senam mengikuti senam Sicita. Ditemui setelah ikut memantau senam, Sutarman menerangkan bahwa "Ini dalam rangkain HUT PDI Perjuangan yang ke 49 tahun, Sesuai dengan Tupoksi instruksi Dewan Pimpinan Pusat Partai untuk mengikuti senam Sicita secara daring. Dimulai tepat Pukul 07.00 WIB seluruh kader bergerak diiringi musik senam dari berbagai wilayah di Tanah Air.


Ditemui seusai melaksanakan kegiatan Nike Yunita selaku panitia pelaksana menerangkan,"  bahwa Pada kesempatan ini saya menyampaikan salam Ketum Ibu Megawati Soekarnoputri yang mengikuti secara daring. Dan seluruh tim yang menggerakkan olah raga dan olah jiwa, hasil uji laboratirium 1000 kalori setidaknya sudah kita bakar saudara-saudara sekalian," kata Nike Yunita.


Nike Yunita lalu menjabarkan alasan mengapa olahraga penting bagi partai berlambang banteng moncong putih ini, yakni karena olahraga bisa membangun mental seorang pemimpin


"Kenapa olahraga penting, ini membangun mentalitet sebagai bangsa pemimpin, kita perlu melakukan latihan jiwa raga kita. Kita memerlukan gelora semangat rasa cinta tanah air ini. Memahami ajaran-ajaran Bung Karno tanpa rasa cinta tanah air tidak akan muncul dedication of life," kata dia.


Nike Yunita menyebut senam yang digelar hari ini bukan sekadar untuk memecah rekor MURI semata.


"Ini bukan sekedar pemecahan rekor MURI tetapi ini pemecahan rekor dunia bagi PDI Perjuangan kategori senam Sicita," kata dia.


Bertepatan pada momentum hari kebangkitan nasional yang sebelumnya diawali dengan hari pendidikan nasional, PDI Perjuangan mengelorakan semangat cinta tanah air melalui senam Indonesia cinta tanah air (Sicita).


"Kegiatan ini dirancang gunanya menggelorakan semangat mensana in corpore sano, bagaimana Pancasila dipahami dengan seluruh dedikasi yang memerlukan adanya syarat penting yaitu kesehatan jiwa dan raga dengan cara untuk kita bisa berdedikasi bagi bangsa dan negara," kata Nike Yunita.


Dia menjelaskan dalam senam Sicita ini, dirancang bagaimana gelora dedikasi bagi bangsa itu juga dijabarkan di dalam lagu-lagu daerah termasuk lagu almarhum Gombloh yang ternyata mampu menggetarkan seluruh jiwa raga.


"Sehingga diharapkan dengan senam Sicita ini kita menyehatkan seluruh masyarkat Indonesia melalui gerak dan juga sekaligus mencintai kebudayaan nusantara kita," beber Nike Yunita.***(kusnanto)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama