Terkait Dana Siltap, Ratusan Perangkat Desa Adakan Aksi Damai di kantor Pemda OKU


Sumatera Selatan, (potretperistiwa.com) -Ratusan perangkat desa yang ada di Kabupaten OKU belum mendapatkan gaji atau Siltap (penghasilan tetap). Gaji atau penghasilan tetap ini sudah tiga bulan bahkan ini sudah masuk bulan ke -4.


Pihak Pemerintah Kabupaten OKU  setempat telah menjanjikan pembayaran gaji mereka akan di lakukan pada Selasa besok.


Para perangkat desa yang terdiri dari Para Kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat desa lainnya  untuk segera menuntut Penghasilan Tetap (Siltap) triwulan pertama Tahun 2023 yang belum sama sekali di bayarkan oleh Pemerintah OKU pada hal ini sudah masuk bulan ke -4 bulan april.


“Di sini kami semua belum ada yang menerima Gaji atau siltap per triwulan pertama yakni sejak Januari-Maret 2023, belum pernah direalisasikan oleh pihak pemda. Padahal ini sudah masuk bulan ke-4 april  ,” ujar salah satu Kades yang enggan namanya di publiskan.


Ada ratusan kades dan seluruh BPD di seluruh Kecamatan yang ada di Kab. OKU ini semuanya belum mendapatkan gaji  atau penghasilan tetap,ujarnya.


Saat di temui Ketua Forum FKBPD Kabupaten OKU,Garsubby  juga mengatakan kami sudah pernah menanyakan perihal gaji atau Siltap para perangkat desa ke Pemkab OKU.


” Dengan mudah mereka bilang selalu belum ada kabarnya . Apa lagi sekarang sudah pergantian  Kepala PMD OKU baru lagi , jadi entah lah bagaimana nasib para perangkat desa seperti kami ini,” ucapnya.


Dan alhamdulilah  setelah menunggu beberapa jam berikutnya  dan tidak bisa menemui Pj Bupati yang tidak ada tempat, para perangkat desa segera meluncur ke kantor Pemda OKU untuk menemui Sekda, BPKAD dan Kepala PMD di Kantor Pemkab OKU, Senin (17/04/23)


Selanjutnya para perangkat desa bertemu dengan Sekda OKU, Darmawan Irianto yang mengatakan bahwa, kami dari Pemerintah OKU memastikan akan segera merealisasikan penghasilan tetap atau gaji para seluruh perangkat desa ini.


” Mudah - mudahan Insya Allah, besok, pada hari Selasa  sudah mulai kami proses untuk pembayarannya. ” ujar Sekda.***(Arief).

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama