Ketua DPD IWO Indonesia Siap Perjuangkan Hak Masyarakat Adat Yang Berpolemik



Pesawaran, (Potretperistiwa.com) - DPD Ikatan Wartawan  Online Indonesia (IWO I) Kabupaten Pesawaran, melalui DPW IWO I Lampung, menyerahkan berkas terkait lahan seluas 329 hektar, di Tanjung Kemala Desa Tamansari, Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, yang masih perpolemik dengan PTPN 7, kepada DPP IWO I Pusat


Berkas, diserahkan langsung oleh Sekjen DPW IWO I Lampung, Ferry Faujin, didampingi Ketua dan Pengurus DPD IWO I Pesawaran kepada Ketua Umum DPP IWO I, NR Icang Rahadian di Bescam Jaga Bekasi Kawasan Industri Timur, Jakarta, Rabu ( 9/8/23)


Dalam arahannya, Ketua DPP IWO I, Icang Rahadian, mengucapkan selamat datang kepada sahabat IWO I yang datang dari DPW Lampung, Dikatakannya setelah menerima berkas laporan terkait  masalah sengketa lahan dengan salah satu Perusahaan milik BUMN, Dia juga menyatakan kesiapan nya untuk membantu dan bahkan akan turun langsung secara aktif dalam membantu masyarakat adat Pesawaran dalam memperjuangkan haknya, terhadap kepemilikan lahan, yang kini masih dikuasai BUMN tersebut yang dalam ini pihak PTPN 7  Way Berulu, Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.


" Intinya saya siap membantu sepenuhnya atas upaya memperjuangkan masyarakat adat di Pesawaran terhadap upaya kepemilikan lahannya, yang saat ini masih dikuasai oleh pihak PTPN 7," ucap Icang


Apalagi sambungnya, setelah Dia mempelajari dan menelusuri akan keberadaan lahan yang disengketakan tersebut, ternyata masih ada keterlibatan garis keturunan dari kakek leluhurnya yang dimakamkan di sana, yang terkait dengan kepemilikan lahan sengketa tersebut


" Jadi setelah saya telusuri dan pelajari akan lokasi lahan sengketa itu, ternyata disitu masih ada keterkaitan dengan bagian lahan milik leluhur saya yang ada di Pesawaran. Artinya disini masih ada kaitan benang merahnya dengan saya, dan ini wajib harus saya perjuangkan," ungkap


" Untuk itu, mungkin tanggal 14 atau 15 ini, saya akan turun kesana, sekaligus akan melakukan ziarah ke makam leluhur saya, yang ada di Pesawaran tersebut," sambungnya


Terkait dengan upaya yang akan dilakukan dalam memperjuangkan hak kepemilikan masyarakat adat terhadap lahan sengketa tersebut, pihaknya akan segera mengambil langkah hukum pasti, dengan membawa masalah ini ke ranah hukum, dengan upaya mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara ( PTUN ) untuk mengajukan uji material terhadap  hak legalitas terhadap bukti Sertifikat HGU terhadap kepemilikan lahan tersebut.


" Saya juga akan berusaha mendorong DPR RI dalam hal ini Komisi, 2, 3, untuk berperan aktif dalam mengambil langkah konkrit, untuk membantu dan memfasilitasi masyarakat adat Pesawaran dalam upayanya menyampaikan pengaduan atau aspirasinya kepada para wakil rakyat tersebut," ujarnya


" Juga yang tak kalah pentingnya, kita juga akan meminta kepada kementrian Agraria untuk segera melakukan evaluasi terhadap kepemilikan lahan tersebut, untuk segera dikembalikan kepemilikannya kepada masyarakat adat Pesawaran, itu saja," tegasnya.


Sementara Penasehat IWO I Kabupaten Pesawaran, Saprudin Tanjung mengucapkan terimakasihnya kepada Ketuma IWO I Pusat yang sangat respon dalam menyikapi polemik terhadap persoalan lahan tersebut.


Apa lagi kata Tanjung, beliau tadi sepertinya sudah siap lahir batin dan akan turun langsung  ke lapangan dalam membantu dan mengupayakan capaian keberhasilan terhadap polemik lahan  yang  kini  bersama sedang  di perjuangkan.


" Saya ucapkan terimakasih kepada Ketum IWO I Pusat, yang sangat respon terhadap masalah yang sedang kita perjuangkan bersama ini. Tentunya ini akan menambah motivasi dan semangat kita dalam berjuang untuk mencapai keberhasilan bersama," singkatnya. ***(lilis)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama