Lebih dari 50 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Gedung Gumanti, Satu Ambruk Total M. Nasir Turun Langsung Desak Penanganan Cepat


Pesawaran, (Potretperistiwa.com) - Bencana angin kencang yang diduga puting beliung menerjang Dusun Enggal Mulyo, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Sabtu sore (14/02/2026) menjelang waktu Magrib. Terjangan angin disertai hujan lebat itu menyebabkan satu rumah warga ambruk rata dengan tanah dan lebih dari 50 rumah lainnya mengalami kerusakan berat maupun ringan.


Rumah yang roboh diketahui milik Pandi, warga RT 4 Dusun Enggal Mulyo. Bangunan tersebut tidak mampu bertahan dari kuatnya angin, hingga akhirnya rata dengan tanah. Material kayu, atap, dan puing bangunan berserakan di sekitar lokasi kejadian.


Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi yang dialami warga cukup besar. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan dinding, sementara lainnya mengalami retakan dan kerusakan struktur akibat terpaan angin.


Menindaklanjuti musibah tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, turun langsung ke lokasi pada Minggu pagi (15/02/2026) guna memastikan kondisi riil warga terdampak.


“Kita memastikan kondisi keluarga korban selamat. Namun melihat data sementara, lebih dari 50 rumah terdampak, baik rusak berat maupun ringan. Pemerintah daerah harus segera bergerak cepat melakukan pendataan menyeluruh dan menyalurkan bantuan tanggap darurat,” tegas M. Nasir di lokasi.


Sebuah video yang beredar di masyarakat memperlihatkan kepanikan warga sesaat setelah angin menghantam permukiman. Dalam rekaman tersebut, warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan memastikan keselamatan keluarga serta tetangga.


Terdengar suara seorang warga berusaha menenangkan situasi, “Sabar-sabar, yang penting orangnya selamat. Ini rumah Pak Pandi roboh karena angin dan hujan. Di wilayah selatan juga rata-rata rumah rusak.”


Peristiwa ini menjadi peringatan serius atas meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di wilayah Pesawaran. Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan peninjauan lapangan, tetapi segera merealisasikan bantuan konkret berupa material bangunan, logistik, serta dukungan pemulihan bagi korban terdampak.


Saat ini, sebagian warga masih membersihkan puing-puing rumah dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Mereka membutuhkan kepastian dan langkah cepat agar dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.*** (lilis)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama