Kampar, (potretperistiwa.com) – Langkah strategis terus diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayahnya. Pada hari ini, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan aksi nyata berupa penebaran benih ikan patin di kawasan produktif Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Salo.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kuatnya kolaborasi lintas instansi dalam mengoptimalkan potensi lokal dan pemanfaatan lahan produktif yang ada di markas militer tersebut.
Optimalisasi Lahan dan Potensi Perikanan
Kabupaten Kampar selama ini dikenal sebagai sentra perikanan air tawar di Provinsi Riau. Melalui kegiatan ini, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pemanfaatan lahan-lahan di lingkungan TNI merupakan terobosan cerdas untuk memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat.
”Kita terus bergerak bersama untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan di seluruh wilayah. Kolaborasi dengan Batalyon 132/BS ini adalah bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif," ujar Ahmad Yuzar di sela-sela kegiatan.
Dampak Nyata bagi Ekonomi dan Gizi
Penebaran ribuan benih ikan patin ini diproyeksikan memberikan dua dampak utama bagi masyarakat Kabupaten Kampar yaitu untuk pemenuhan Gizi, menjamin akses masyarakat terhadap sumber protein berkualitas tinggi untuk menekan angka stunting dan sebagai penguatan Ekonomi di mana Hasil panen nantinya diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dan menjadi percontohan bagi pemanfaatan lahan tidur di wilayah lain.
Membangun Sinergi, Memperkuat Ketahanan
Kehadiran jajaran Forkopimda dalam acara ini menunjukkan keharmonisan hubungan antara eksekutif dan aparat keamanan di Kampar. Danyonif 132/Bima Sakti menyambut baik inisiatif ini, mengingat TNI juga memiliki fungsi pembinaan teritorial yang salah satunya mencakup ketahanan pangan nasional.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Kampar optimis bahwa program "Tabur Benih Batalyon" ini akan menjadi katalisator bagi terciptanya kemandirian pangan yang tangguh di Negeri Serambi Mekkah.***(Adv/Asril).



Posting Komentar