Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas

Ket Foto : Una Rere Kepala TK/PAUD Harapan Bunda

Kampar, (potretperistiwa.com) — Dugaan kelalaian penginputan data Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mencuat di TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh. Kendati kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dilaporkan telah tidak beroperasi (nonaktif), sejumlah nama siswa diketahui masih tercatat aktif dalam sistem Dapodik sekolah tersebut.


Kondisi ini memicu kekecewaan dan kemarahan para orang tua murid. Salah satu orang tua siswa menegaskan bahwa penahanan atau penggantungan data statistik siswa ini sangat merugikan, terutama bagi anak-anak yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.


"Kami akan melaporkan hal ini secara resmi ke Dinas Pendidikan jika data anak kami terus dipertahankan di sekolah yang sudah tidak aktif. Ini tidak hanya menghambat pendidikan anak, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara terkait penyaluran dana bantuan operasional," tegas salah seorang wali murid.


Pernyataan Mantan Guru Berseberangan dengan Data Lapangan

Ditemui secara terpisah, mantan guru TK Harapan Bunda, Iis, memberikan klarifikasi terkait status para siswa tersebut. Menurut keterangan yang diterimanya dari pihak sekolah, nama-nama siswa yang dimaksud sebetulnya sudah lama dikeluarkan (dikeluarkan/mutasi) dari sistem.


Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Saat dilakukan pengecekan ulang pada sistem basis data pendidikan, status nama para siswa tersebut terbukti masih terdaftar aktif di TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh.


Tanggapan Kepala PAUD: Sebut Kemungkinan Kesalahan Sistem

Saat dihubungi oleh salah satu orang tua siswa, Kepala PAUD Harapan Bunda, Una Rere (sapaan akrabnya), memberikan tanggapannya terkait permasalahan ini. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah sejak lama mengeluarkan data anak-anak tersebut dari sistem.


"Data anak sudah lama dikeluarkan, mungkin ada kesalahan sistem," ujar Una Rere saat memberikan konfirmasi via telepon.


Ketidaksesuaian antara data administrasi publik dengan fakta operasional sekolah ini menimbulkan pertanyaan besar terkait tata kelola dan pengawasan data pendidikan di wilayah tersebut. Pihak orang tua kini mendesak Dinas Pendidikan setempat untuk segera turun tangan melakukan verifikasi serta pembersihan data secara tegas.***(Tim/Red). 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas
  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas
  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas
  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas
  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas
  • Nama Siswa Masih Menggantung di Dapodik TK Harapan Bunda Sangkar Puyuh, Orang Tua Ancam Lapor Dinas

Posting Komentar