Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air




Tangerang (potretperistiwa.com) - Kloter (kelompok terbang) pertama jemaah haji Indonesia yang berangkat dari Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 1) dan Jakarta – Pondok Gede (JKG 1) tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (15/7/2022). Kedatangan mereka sekaligus mengawali fase pemulangan Gelombang Pertama jemaah haji Indonesia di tanah air.


Kedatangan dua kloter ini disambut Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hadir mendampingi, para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, antara lain, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muhammad Aqil Irham, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Informasi, A.M. Adiyarto Sumardjono, Plh. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Susari dan Plh. Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Wawan Djunaedi.


Jemaah JKS 1 tiba Pukul 23.05 WIB (15/7/2022) dengan Saudia Airlines (SV 5630). Maskapai ini membawa 410 jemaah dan petugas. Seluruhnya dalam kondisi baik dan sehat.


Selang satu setengah jam berikutnya, JKG 1 tiba dengan Garuda Indonesia (GIA 7401). Total ada 389 jemaah dan petugas yang juga dalam kondisi baik dan sehat. Tercatat ada astu jemaah yang wafat saat tiba di tanah suci, atas nama Suhati Rahmat Ali. Almarhumah yang berangkat bersama suaminya (Zainal) wafat pada Sabtu, 4 Juni 2022 dan dimakamkan di Madinah.


Atas nama pemerintah, Muhadjir mengucapkan selamat datang di tanah air kepada para jemaah. Menko PMK mendoakan semua jemaah mendapatkan haji mabrur serta sampai ke tempat masing-masing dalam keadaan selamat dan sehat wal afiat.


“Mewakili Bapak Presiden Jokowi dan atas nama pemerintah, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. Bapak dan Ibu Haji insya Allah semuanya mendapatkan haji mabrur,” sapa Muhadjir kepada para jemaah.


Muhadjir juga menyampaikan harapannya kepada jemaah haji Debarkasi Jakarta yang sudah rampung melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji agar merawat kemabruran hajinya. Haji mabrur adalah orang yang hajinya diterima oleh Allah SWT.


“Tanda-tanda haji mabrur seseorang terlihat bukan di saat menunaikan ibadah haji, tapi kemabruran seseorang itu terlihat setelah ia pulang dari menunaikan ibadah haji. Apakah dia berperilaku semakin baik atau tidak, akan menjadi ukuran kemabruran seseorang. Ketika bapak dan ibu haji melakukan thawaf, sesungguhnya Bapak/Ibu berikrar di depan Allah Swt. akan menghabiskan sebagian waktu, harta dan kesempatan umurnya untuk beribadah kepada Allah Swt,” sambungnya.


Dua kloter lainnya juga turut mengawali kepulangan jemaah haji Indonesia, masing-masing jemaah haji yang tergabung dalam Kloter Pertama Debarkasi Solo (SOC 1) dengan 360 jemaah dan petugas. Mereka tiba pukul 22.15 WIB di Bandara Adi Sumarmo. Sementara Kloter Pertama Debarkasi Padang (PDG 1) dengan 393 jemaah dan petugas, mendarat pukul. 20.40 WIB.


Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan terus melakukan pemantauan kesehatan kepada semua jemaah haji yang tiba di tanah air dengan pengecekan suhu badan menggunakan thermal scanner dan thermal gun di semua bandara debarkasi. Jemaah haji juga terus diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan baik saat berada di Arab Saudi, menjelang kepulangan dan saat tiba di bandara debarkasi serta Pemerintah juga memastikan tidak ada karantina setelah kedatangan jemaah di tanah air.


Turut dalam penyambutan, Plt. Dirjen Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, drg. Widyawati, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama Badara Soekarno-Hatta, Capt. Yufridon Gandoz Situmeang, Direktur Operasional Angkasa Pura 2, Muhammad Wasid, SOME Direktur Utama (Staff Ahli) PT. Garuda Indonesia dan Station Manager Saudia Airlines, Mr. Alghamdi.***(Kemenag.co).
Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama