Warga Resah, Aliran Sungai Kuning Diduga Ditutup Oleh PKS PT. SKA


Rokan Hulu, (potretperistiwa.com) - Beberapa Masyarakat Desa Sei Kuning, dan Desa - Desa di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) -Riau merasa kecewa dan Resah dengan kehadiran Pabrik Kelapa Sawit PT. Sumatera Karya Agro (SKA) Karenakan akhir - akhir ini Masyarakat tidak dapat menggunakan untuk fasilitas (memanfaatkan)  air Daerah Aliran Sungai (DAS), Kamis (14/3/2024).


Hal tersebut lantaran sungai kuning, karena surut kering dan keruh hingga ke sungai siabu.


Terkait hal tersebut masyarakat menelusuri aliran sungai kuning, yang  biasa keseharian mereka gunakan, Setelah beberapa orang masyarakat temukan penyebab keringnya aliran sungai kuning tersebut ternyata diduga ditutup serta disedot ke Waduk oleh Perusahaan PKS PT. SKA.


Temuan itu langsung disampaikan kepada seluruh masyarakat lainnya, dan sepakat membuka aliran sungai kuning itu kembali, tepatnya  kamis tanggal 14 Maret 2024, secara bergotong royong membawa peralatan seadanya (manual) untuk buka, tutup, saluran sungai kuning tersebut.


Salah satu tokoh masyarakat berinisial KN yang saat itu menyaksikan hal tersebut mengaku ikut membuka aliran sungai tersebut.


"Ini sudah tidak benar pekerjaan perusahaan PT. SKA, mereka hanya mementingkan kepentingan sendiri demi kelancaran pabriknya beroperasi, kita masyarakat desa Sei kuning terkena imbasnya, jadi susah untuk mandi, apa mereka tidak tau kalau aliran sungai kuning ini di tutup berdampak kepada masyarakat banyak, baik itu masyarakat desa Sei kuning sampai ke Desa Lubuk Napal, itulah aliran sungai kuning ini sampai ke sungai siabu, sampai ke surau gading, nah beberapa desa menggunakan sungai semua ”  Sebut KN Dengan nada kecewa.


Tempat yang sama awak media juga mencoba konfirmasi ke pihak perusahaan yang akrab disapa Marhan Harahap, terkait Penyaluran Air dari Sei kuning ke waduk PT SKA melalui Handphone, Namun sampai Berita ini di terbitkan belum ada jawaban Resmi,


Ditempat berbeda salah satu tokoh pemuda ikut bergotong royong berinisial ED menghubungi Kepala desa melalui Handphone Seluler nya, Kades Afdul Holik menyampaikan, sebaiknya kita sabar dulu, kita kan sudah adakan kesepakatan mediasi besok yang sudah kita tentukan, tepatnya Pemkab Rohul sebagian dengan DLH provinsi juga di hadiri  seluruh Pemerintah dan jajaran aparat Penegak hukum dan tokoh tokoh lembaga ninik mamak seluruh pihak terkait,  di dalam pertemuan nanti baru kita sampaikan, jadi maaf dulu saat sekarang ini saya masih ada tamu, mohon bersabar, sambut kades Afdul Holik. ***(Robby Bangun)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama