Kampar Utara, (potretperistiwa.com) – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Dusun Sangkar Puyuh menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti rangkaian acara Tabligh Akbar yang dipadukan dengan tradisi turun-temurun Makan Bajambau dalam balutan semangat Olek Kampuong (pesta kampung), Minggu (8/2/2026).
Acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud syukur dan upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga sebelum memasuki bulan puasa.
Kegiatan diawali dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah Ustadz Khairul Anam, S.Pdi untuk memberikan pembekalan rohani. Dalam tausiyahnya, ditekankan pentingnya membersihkan hati dan saling memaafkan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan maksimal.
Warga tampak antusias menyimak, mulai dari anak-anak hingga orang tua, menciptakan suasana religius yang kental di masjid utama dusun.
Keunikan Makan Bajambau dan Tradisi Olek Kampuong
Puncak acara ditandai dengan tradisi Makan Bajambau. Barisan nampan besar (jambau) berisi aneka masakan khas kampung disusun rapi. Uniknya, tradisi ini mengedepankan kesetaraan yaitu duduk sama Rendah dimana semua lapisan masyarakat duduk melingkar menikmati hidangan yang sama.
Untuk Satu jambau biasanya dinikmati oleh 4 hingga 6 orang hal itu berdasarkan Filosofi melambangkan kekompakan dan rasa senasib sepenanggungan warga Dusun Sangkar Puyuh.
Nuansa Olek Kampuong sangat terasa dengan gotong royong, dimana jambau dibawa oleh kaum ibu, sementara kaum pria menyiapkan jambau untuk disusun di pelantaran Masjid.
"Tradisi ini adalah warisan nenek moyang kita. Dengan Makan Bajambau, tidak ada lagi sekat di antara warga. Kita masuk ke bulan Ramadan dengan hati yang bersih dan perut yang kenyang akan persaudaraan," ujar salah satu masyarakat setempat.
Melalui perhelatan ini, warga Dusun Sangkar Puyuh membuktikan bahwa modernitas tidak melunturkan nilai-nilai adat. Semangat gotong royong dan religiusitas menjadi modal utama mereka dalam menyambut bulan penuh berkah.
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H!.


Posting Komentar