Jalan Rusak,Warga 3 Desa di Rohul Gotong Royong Rawat Jalan Poros Ekadura-SP 3 Muara Jaya Secara Swadaya
Perawatan jalan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Warga bergotong royong menjaga kondisi jalan agar tetap dapat dilalui dengan baik oleh kendaraan, terutama masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk berbagai aktivitas.
Jalan poros Ekadura menuju SP 3 Desa Muara Jaya merupakan salah satu akses yang cukup penting bagi masyarakat di wilayah tersebut. Jalur ini menjadi penghubung bagi aktivitas warga dari sejumlah desa, termasuk akses menuju Kota Lama, Ekadura hingga Desa Muara Jaya.
Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, jalan tersebut juga menjadi salah satu jalur pendukung kegiatan perekonomian masyarakat. Mobilitas warga, kendaraan pengangkut hasil perkebunan, kebutuhan rumah tangga serta berbagai aktivitas lainnya sangat bergantung pada kondisi jalan yang dapat dilalui dengan lancar.
Salah seorang warga Desa Muara Jaya sekaligus pengontrol jalan poros Ekadura menuju Desa Muara Jaya, Bagong Subandi, mengatakan bahwa perawatan dilakukan atas kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang menjadi akses bersama.
Menurut Bagong, masyarakat dari tiga desa secara bersama-sama berupaya melakukan perawatan secara rutin agar kondisi jalan tetap terjaga dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kami melakukan perawatan jalan ini secara swadaya. Jalan ini merupakan jalan lintas yang menghubungkan dari Kota Lama menuju Ekadura dan kemudian langsung menuju ke Desa Muara Jaya," ujar Bagong saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa perawatan jalan dilakukan secara rutin karena jalur tersebut memiliki peranan penting dalam menunjang kelancaran transportasi masyarakat.
"Kami melakukan perawatan secara rutin agar jalan ini tetap baik, sehingga transportasi masyarakat juga tetap lancar," katanya.
Bagong menambahkan, kondisi jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat karena hampir seluruh aktivitas warga berkaitan dengan kelancaran akses transportasi.
Menurutnya, apabila kondisi jalan mengalami kerusakan dan tidak segera dirawat, tentu akan berdampak terhadap mobilitas masyarakat. Tidak hanya kendaraan pribadi, kendaraan yang membawa berbagai kebutuhan dan hasil usaha masyarakat juga menggunakan jalan tersebut.
"Jalan ini adalah inti dari segala transportasi dan ekonomi kehidupan warga tiga desa. Dengan adanya perawatan ini, kami berharap transportasi kita tidak ada kendala," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan perawatan yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap fasilitas jalan yang digunakan bersama. Warga tidak ingin kondisi jalan yang menjadi akses utama tersebut dibiarkan mengalami kerusakan tanpa ada upaya pemeliharaan.
Gotong royong masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan jalan memiliki arti penting bagi kehidupan warga. Dengan kondisi jalan yang terawat, masyarakat berharap perjalanan menuju satu wilayah ke wilayah lainnya dapat berlangsung lebih aman dan lancar.
Terlebih lagi, jalan tersebut menjadi salah satu jalur yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Bagi warga yang bekerja di sektor perkebunan maupun usaha lainnya, kelancaran akses jalan sangat menentukan kemudahan dalam membawa hasil usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Perawatan secara swadaya ini juga menjadi bentuk kebersamaan masyarakat dari Desa Kota Baru, Desa Kota Raya dan Desa Muara Jaya. Mereka bersama-sama menjaga akses jalan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat di wilayah tersebut.
Bagong berharap kegiatan perawatan secara swadaya ini dapat terus dilakukan selama masyarakat masih mampu, namun di sisi lain ia juga berharap adanya perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait terhadap kondisi jalan tersebut.
Menurutnya, perawatan swadaya masyarakat memang dapat membantu menjaga kondisi jalan dalam jangka pendek, tetapi peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur secara lebih menyeluruh tetap membutuhkan perhatian serta penanganan dari pihak yang memiliki kewenangan.
"Kami sebagai masyarakat hanya bisa membantu sebatas kemampuan kami. Yang terpenting jalan ini tetap bisa digunakan dan transportasi masyarakat tidak terganggu," jelasnya.
Masyarakat berharap akses jalan poros Ekadura–SP 3 Muara Jaya dapat terus mendapatkan perhatian sehingga kondisinya semakin baik. Dengan infrastruktur jalan yang memadai, diharapkan mobilitas masyarakat dan kegiatan perekonomian di tiga desa tersebut dapat berjalan semakin lancar.
Kegiatan perawatan jalan secara swadaya ini menjadi gambaran kepedulian masyarakat terhadap akses yang mereka gunakan setiap hari. Semangat gotong royong tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat.***(HRY)

Posting Komentar