NasDem Pesawaran Tegaskan Sanksi PAW Jika Pelanggaran Etik Terulang



Pesawaran, (Potretperistiwa.com) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Pesawaran menegaskan komitmennya dalam menegakkan disiplin dan etika kader, menyusul mencuatnya dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan salah satu anggota Fraksi NasDem DPRD Pesawaran berinisial TM.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPD NasDem Pesawaran, Senin (2/2/2026), menyampaikan bahwa partai telah menjatuhkan peringatan keras dan terakhir kepada yang bersangkutan.

“Partai telah menyikapi persoalan ini secara serius. Saudara TM dinilai telah melakukan pelanggaran dan meskipun permasalahan tersebut dinyatakan selesai, partai tetap memberikan peringatan terakhir. Jika di kemudian hari pelanggaran serupa kembali terjadi, maka sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW) akan diberlakukan tanpa toleransi,” tegas M. Nasir.

Ia menjelaskan, langkah partai tersebut sejalan dengan rekomendasi Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pesawaran yang telah lebih dahulu mengeluarkan peringatan tertulis dan menyampaikannya kepada pimpinan DPRD.

“Rekomendasi BK DPRD sudah kami terima dan telah ditembuskan kepada pimpinan DPRD. Selanjutnya akan disampaikan secara resmi dalam forum sidang paripurna,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik, DPD Partai NasDem Kabupaten Pesawaran juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas, jajaran DPRD, serta seluruh kader dan simpatisan Partai NasDem atas polemik yang mencoreng citra partai.

“Atas nama partai, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan keluarga besar Partai NasDem. Persoalan ini tentu berdampak terhadap kepercayaan publik dan menjadi evaluasi serius bagi kami,” kata Wakil Ketua I DPRD Pesawaran tersebut.

M. Nasir menambahkan, selain peringatan keras, TM juga telah diminta membuat pernyataan dan perjanjian tertulis untuk menjaga loyalitas, menaati aturan partai, serta berkomitmen memperbaiki citra Partai NasDem ke depan.

“Kami tegaskan sekali lagi, ini adalah peringatan terakhir. Tidak ada ruang pembelaan jika pelanggaran ini terulang. Partai akan langsung mengambil langkah PAW,” pungkasnya.***(lilis/Riz)

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama