Sampan Terbalik, Nelayan di Kampar Dinyatakan Hilang



Pekanbaru, (potretperistiwa.com) - Tim Basarnas Pekanbaru mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa sampan nelayan yang terbalik di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (28/11). Akibat peristiwa tersebut, seorang nelayan dinyatakan hilang.


Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, dari informasi yang pihaknya terima bahwa telah terjadi sampan nelayan terbalik di Sungai Kampar, Desa Buluh Cina, Kampar pada Selasa sekitar pukul 09.30 WIB.


“Kami menerima laporan ada sampan nelayan yang terbalik di desa Buluh Cina, tepatnya pada titik koordinat 0°21'19.2"N 101°32'45.2"E,” katanya.


Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengirimkan enam orang personil untuk melakukan pencarian.


Budi Cahyadi mengungkapkan, di mana untuk jarak lokasi kejadian dengan kantor Basarnas Pekanbaru hanya sekitar 16 Km.


“Untuk identitas korban yakni bernama Tami, seorang laki-laki berusia 60 tahun,” sebutnya. 


Lebih lanjut diungkapkan dia, bahwa pada Pukul 14.20 WIB Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru tiba di lokasi. Lalu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Potensi Sar.


Kemudian, dilanjutkan penyisiran di sekitar lokasi  dengan hasil nihil. "Pada Pukul 1800 WIB, tim melaksanakan debriefing dan pencarian dilanjutkan esok hari,” sebutnya.***(MC Riau/Ms).

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama